REVIEW: Aplikasi Aladin dari Tri Indonesia

REVIEW: Aplikasi Aladin dari Tri Indonesia
4.5 (90%) 4 votes

April 2017, Tri Indonesia meluncurkan aplikasi terbarunya yang diberi nama Aladin. Saya sebagai pelangggan tri pun mendapatkan notifikasi promo, baik lewat SMS atau pun Bima Tri. Begini SMS promo-nya:

“Dapatkan Extra kuota 100MB dari Tri. Cukup download aplikasi Aladin dari Google Play untuk menjadi yang pertama kali melihat produk terbaru dari TRI, melihat iklan dan ratusan wallpaper keren di layar kunci HP kamu”

Namun, apakah aplikasi ini worthed untuk kita? Maka saya akan coba memberikan review.

Dari segi ukuran (size) aplikasi ini sangat ringan, dengan ukuran aplikasi yang hanya sebesar 3.03MB maka proses downloadnya tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya kurang dari satu menit menggunakan koneksi 3G, 4G ataupun WiFi.

Proses instalasi pun mudah, tidak berbelit-belit, namun kita wajib melakukan verifikasi nomor tri, guna mungkin dipakai untuk verifikasi nomor dan juga nantinya bonus 100MB akan diberikan kepada nomor yang sudah didaftarkan tersebut. Sejauh ini saya tidak mengalami kendala.

Setelah verifikasi nomor, selanjutnya adalah kita diminta untuk memilih topik yang paling disukai, yang akan dijadikan referensi bagi pihak tri untuk memberikan dan menampilkan iklan yang sesuai dengan minat kita. Tak lupa pula, diberikan opsi untuk menampilkan quotes/kutipan ataupun wallpaper jika iklan yang relevan sedang tidak tersedia.

Setelah setting awal selesai, saya coba untuk me-lock ponsel saya. Memang benar, kini lock screen sudah diambil alih oleh aplikasi aladin, dan cara untuk membuka kuncinya adalah dengan menggeser tombol oranye ke arah kanan layar. Quotes dan gambar yang ditampilkan pun cukup membuat kita tidak bosan dengan lock screen yang itu-itu saja.

Oke, sejauh ini adalah sisi positifnya, bagaimana dengan sisi negatifnya?

Hal negatif yang pertama adalah iklan yang mengganggu! Kalau saja aplikasi Aladin ini hanya menampilkan Quotes dan walpaper saja, dan sedikit iklan mungkin akan lebih menyenangkan bagi pengguna. Toh ngapain kita install aplikasi hanya untuk melihat iklan pada layar ponsel kita? Sudah cukup lah iklan-iklan tampil pada halaman web saat browsing dan juga pada aplikasi yang digunakan kita sehari-hari, seperti BBM, Line, aplikasi, Games-games dan sebagainya, toh itu pun iklan hanya sebagai sisipan saja, bukan bagian utama dari aplikasi tersebut.

Kemudian ternyata, bonus 100MB diberikan setelah kita menggunakan selama 30 hari, bukan pada saat pertama kali install, itu pun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, misalkan tidak boleh menguninstall, dan kartu harus dalam keadaan aktif dan memiliki kuota untuk berinternet. Jika tidak memenuhi syarat tersebut, maka countdown atau hitung mundur untuk mendapatkan bonus kuota bisa terhenti, atau parahnya akan mengulang dari awal lagi.

Lalu, bonus kuota 100MB, buat apa coba? Saat saya menginstall aplikasi aladin dan ponsel digunakan secara normal selama satu jam, aplikasi ini sudah memakan kuota sebesar 1.01MB. Oke kira-kira perhitungannya begini:

Durasi (jam) Hari Pemakaian kuota
1 1.01MB
24 1 1.01×24 = 24.24MB
720 30 24.24×30=727.2MB
2400 100 1.01×2400=2.424GB

Jika kita harus menunggu 30 hari untuk mendapatkan 100MB maka itu adalah perbuatan yang konyol dan sia-sia. Karena, jika dalam 1 jam saja aplikasi ini memakan kuota sebesar 1.01MB maka dalam 30 hari membutuhkan setidaknya hampir 1GB.

Tambah lagi, per tanggal 22 April 2017 pukul 09.04 pagi saya mendapat SMS notifikasi bahwa masa tunggu untuk mendapatkan 100MB bukan 30 hari melainkan menjadi 100 hari. WOW…, luar biasa bukan? Karena  dalam 100 hari aplikasi ini akan memakan kuota kurang lebih 2.4GB sedangkan kita hanya diberi kompensasi sebesar 100MB.

Oke, review ini adalah hasil dari pemikiran pribadi, dan saya pikir ayolah kita berpikir cerdas, namun tetap keputusan akhir ada di tangan kamu. Sebagai penutup, saya tuliskan beberapa review aplikasi Aladin yang tertulis di Google Play.

“Ege Sagita:

Jangan mau capek2 NGINSTAL app beginian, dpt kuota kok CUMA 100MB. Kalo dikatakan rupiah ini hanya kebeli permen 1 pcs.. RIP ALADIN”

“Tri Haryanto

aplikasi tolol mencari keuntungan dari ads dengan mengiming2i pelangan dengan bonus kuota. miskin amat. aplikasi resmi terbodoh yang pernah saya temui.”

“Kishan Aldiya Taqiyudin

100mb kuota baru masuk , ehh..malah udah habis duluan kemakan sama adsnya !! kampret lah”
(Visited 240 times, 1 visits today)

Related posts:

  • Dear Redaksi Tekno.or.id

    Perkenalkan, saya Wahyu Widi CEO dan Founder aplikasi medsos Viugraph, ingin mendaftarkan aplikasi kami agar dapat di review oleh Tekno.or.id
    Bagaimanakah caranya mohon dapat diinformasikan?
    Jenisnya aplikasi medsos di Google Playstore dg nama Viugraph.

    Mohon konfirmasinya dan terimakasih atas perhatiannya.

    Terimakasih
    Wahyu Widi
    Founder Viugraph

    • Aris Riyanto Wijaksono

      review biasa atau advertorial nib om?