INI DIA: Si Ceria, operator CDMA yang masih bertahan

INI DIA: Si Ceria, operator CDMA yang masih bertahan
4.38 (87.5%) 8 votes

Santer-santernya kabar ditutupnya teknologi CDMA sejak tahun 2015, membuat hampir semua operator CDMA kewalahan.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menkominfo tentang Penataan Pita Frekuensi Radio 800 MHz sudah diketok untuk memastikan bahwa operator telekomunikasi code-division multiple access (CDMA) harus berpindah frekuensi.

Sampai saat ini hanya Smartfren yang masih setia dengan CDMA, dengan berjanji bahwa Smartfren tidak akan menelantarkan para pengguna CDMA.

Meskipun begitu, Smartfren sudah mengambil ancang-ancang dengan memasuki dunia 4G LTE sejak tahun 2015 silam, dengan capaian pelanggan sekitar 1.2 juta pelanggan dari 1.5 juta target pengguna 4G Smartfren di tahun 2015. Nampaknya di tahun 2016 ini smartfren harus mampu memigrasikan sebanyak 12 juta penggunanya ke teknologi 4G sebelum akhir tahun ini.

Lalu, saat semua pelanggan Smartfren CDMA “mati” secara alamiah, masih adakah jejak peninggalan CDMA di Indonesia?

Eits….., kita melupakan sesuatu. Selain Flexi, Starone, Smartfren, dan Esia, ternyata masih ada satu operator telekomunikasi berbasis CDMA yang terlupakan. Operator apa itu? Ceria adalah operator CDMA yang masih tetap ceria.

Ceria merupakan produk dari PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, yang hadir di Indonesia sejak tahun 2006. Bertujuan untuk memberikan layanan dan produk telekomunikasi yang berkualitas dan terjangkau untuk semua kalangan. PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) merupakan bagian dari Sampoerna Strategic Group.

PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) adalah operator yang menyediakan layanan telekomunikasi selular menggunakan teknologi CDMA 200 1x yang berada di frekuensi 450 MHZ. Dengan teknologi ini Ceria bisa memberikan layanan yang lebih luas sehingga layanan telekomunikasi dapat di nikmati oleh masyarakat baik di pelosok pedesaan hingga di perkotaan.

Penulis sendiri adalah pengguna CDMA Ceria yang sudah cukup lama, dengan menggunakan 2 nomor CDMA dengan nomor 082819036575, dan  082819036576 (LP3I Cirebon – Kuliah cepat & tepat kerja!) masih tetap dapat menggunakan layanan telepon dengan lancar. Sebelumnya juga pernah menggunakan layanan internet dari Ceria.

Penulis sendiri tidak mendapat kabar akan ditutupnya CDMA Ceria, dan belum ada penjelasan resmi dari Sampoerna Telekomunikasi Indinesia.

Call centre Ceria: 878 atau 082817001700

Lalu, mengapa CDMA Ceria tidak terpengaruh dengan kabar ditutupnya CDMA?

Hal tersebut dikarenakan penggunaan teknologi CDMA Ceria yang menggunakan CDMA 200 1x yang berada pada frekuensi 450. Sedangkan sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tahun 2014, penataan pita frekuensi hanya berlaku untuk frekuensi radio 800 MHz.

So, sampai detik ini ternyata masih ada yah operator CDMA yang masih bertahan. Share pendapat kamu di sini!

Source: Tekno

(Visited 3.391 times, 6 visits today)

Related posts: